Bermimpilah Untuk Masa depanmu ! Antara Motivasi dan Argumentasi

Photo0016Bermimpilah Untuk Masa depanmu ! Antara Motivasi dan Argumentasi yang penting bukan vickinisasi. Masih ingatkah ketika kita masih mengenyam pendidikan bangku sekolah dasar. Disana kita baru mengenal yang namanya cita-cita, impian, dan keinginan, tidak jarang dan bahkan mungkin sering kita ditanyakan apa cita-cita yang ingin di raih di masa depan oleh para guru.

Tidak semua cita-cita yang kita inginkan sama dengan teman kita. Saya masih ingat ketika saya mengucapkan dokter sebagai cita-cita saya, yup sebuah ucapan yang ringan ketika tanpa beban dalam pikiran sebuah bocah yang baru beranjak 8 tahun, dan itupun berbeda dengan teman kelas saya yang lain, mereka tanpa beban mengungkapkan cita-cita mereka tanpa ragu dengan suara yang bergemuruh, sungguh suasana yang hebat dan mungkin tidak bisa dilupakan.

Seiring berjalannya waktu cita-cita sempat terlupakan. Bagaimana tidak ?, ketika anak bocah dengan suaranya yang lantang dengan ringan mengatakan saya ingin menjadi…….., ketika baru beranjak dewasa kita sudah mulai merasakan sedikit perlahan dengan yang namanya kehidupan susah pasrah tak seperti kita waktu kecil yang hanya bermain dan makan menjadikan hidup penuh dengan kesenangan bermain dan rugi untuk dilewati, dengan itu semangat menjadi pasang surut.

Ada kalanya ketika kita bersemangat menggebu untuk mendapatkan sesuatu, kita lupa untuk beristirahat, ketika semangat memudar kita malah rajin beristirahat. Dengan kata lain beristirahat adalah suatu yang menyenangkan dengan hanya berbaring dan tidur menjadi habit for life to freedom.

Apa yang anda dapatkan dengan hanya tidur ?. Well, tidur hanya membuat orang nompo’ jail itulah orang Madura mengatakan padahal dalam artian sebenarnya tidur adalah aktivitas yang harus di lakukan demi kesehatan dan tenaga untuk melakukan pekerjaan/aktivitas selanjutnya, di dalam alam tidur terdapat sebuah mimpi yang akan kita dapatkan, bagaimana perasaan anda jika anda bermimpi yang indah dan menyenangkan ataupun sebaliknya, jika mimpi indah pasti ada nikmat dan terbawa suasana yang indah terhanyut dalam mimpi, dan sebaliknya jika mimpi buruk kita ingin bangun dari tidur secepat mungkin dengan hati yang penuh gelisah.

Apa hubungan mimpi dengan cita-cita ?, cita-cita ibarat sebuah mimpi indah, terhanyut dengan angan-angan yang sebenarnya belum kita rasakan dan kita lakukan, layaknya mimpi indah tidak perlu kita menghanyutkan alam kesadaran kita sedalam dalam sisi gelap mimpi indah itu, orang tidur tidak untuk selamanya tidur, anda harus bangun, anda bukan orang mati yang tidak bisa hidup dan membukakan matanya kembali. Dengan penuh harapan mimpi tersebut menjadi sebuah kenyataan.

Layaknya sholat tahajjud, itupun jika anda melakukannya. Sholat tahajjud harus dilakukan dari sepertiga malam setelah anda bermimpi/tidur. What’s it mean? , setelah anda bermimpi bangunlah dan segerakan menuju kamar mandi dan berwudhu’, kemudian sholatlah dengan hati yang khusuk hanya mengharapkan ridho Allah, dan terakhir berdoalah dengan ikhlas dan sabar.

Begitu juga dengan cita-cita. Bercita-citalah setinggi-tinggi langit, sebanyak banyak awan, dan seindah pelangi, tapi jangan lupakan anda harus bangun dan jangan terhanyut untuk itu. Berwudhu’, sucikan diri lahir dan batin dan bersihkan dari sifat yang mengakibatkan keputus-asa’an dari ulah syetan, Sholat, Kemudian berusahalah dengan kemampuan dan berihtiarlah hanya mengharapkan ridho Allah, Berdoa, jangan lupa untuk selalu menjunjung tinggi akhlak baik dengan sifat ikhlas dan penuh sabar menanti dengan lapang hati untuk mencapai keinginan.

So, get ready to make freedom, get your high dream impossible you can, grab it, step it, and scream that I can do it..