Cara Membuat Jaring-jaring Tema ( Pembelajaran Tematik )

Pembuatan jaringan tema merupakan implementasi penerapan pembelajaran terpadu model Webbed.Pembelajaran terpadu model webbed adalah pembelajaran yang mengandung pendekatan tematik.Pendekatan ini pengembangannya dimulai dengan menentukan tema tertentu.Tema dapat ditetapkan dengan negosiasi antara guru dengan siswa-siswi.setelah tema disepakati dikembangkan sub-sub temanya dengan memperhatikan kaitannya dengan bidang-bidang studi (Trianto,2007).Pengembangan tema menjadi sub-sub tema serta membuat pola keterkaitannya inilah yang kemudian membentuk jaringan.

Dapat disimpulkan bahwa jaringan tema adalah pola hubungan antara tema tertentu dengan sub-sub pokok bahasan yang diambil dari berbagai bidang studi.Dengan terbentuknya jaringan tema diharapkan siswa-siswi memahami satu tema tertentu dengan melakukan pendekatan interdisiplinberbagai bidng studi pengetahuan.jaringan tema juga mengajari pembiasan agar siswa-siswi mampu berpikir secara integrtif dan holistik.

Pembuatan jaringan tema yang mengikuti model pembelajaran terpadu Webbed memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya:
o Penyelesaian/penentuan tema sesuai dengan minat akan memotivasi siswa-siswi untuk belajar
o Lebih mudah dilakukan oleh guru yang melum berpengalaman
o Memudahkan perencanaan
o Pendekatan tematik dapat memotivasi siswa-siswi.
o Memberikan kemudan bagi siswa-siswi dalam melihat kegiatan-kegiatan dan ide-ide berbeda yang terkait.

Kekurangan:
o Sulit dalam menyelesaikan tema
o Cenderung untuk merumuskan tema yang dangkal
o Dalam pembelajaran guru lebih memusatkan perhatian pada kegiatan dari pada pengembangan konsep.

Teknik Pembuatan Jaringan Tema

Pembuatan jaringan tema melalui beberapa tahapan yang harus dilalui.Langkah-langkahnya yaitu:

  1. Tentukan terlebih dahulu tema.ada dua cara diantaranya Cara pertama,mempelajari standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat pada masing-masing mata pelajaran, dilanjutkan dengan menentukan tema yang sesuai. Cara kedua,menetapkan tedapat lebih dahulu tema-tema pengikat keterpaduan untuk menentukan tema tersebu, guru dapat bekerjasama dengan siswa-siswi sehingga sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa.
  2. Menginventarisasi materi-materi yang masuk/sesuai dengan tema yang telah ditentukan
  3. Mengelompokkan materi-materi yang sudah diinvenyarisirke dalam rumpun mata pelajarannya masing- maring.
  4. Menghubungkan materi-materi yang telah dikelompokkan dalam rumpun mata pelajaran dengan tema

Kriteria Jaringan Tema yang Baik

  1. Simpel.Jaringan tema dibuat untuk mempermudah penyusunan perencanaan pembelaran secara keseluruhan.
  2. Sinkron.Jaringan tema terdiri dari dua komponen utama yaitu tema pngikat dan materi-materi yang terkait dan bias masuk dalam cakupannya.
  3. Logis.materi yang dijaring memang betul-betul merupakan bagian dari tema.
  4. Mudah dipahami. Tema yang baik adalah tema yang mudah dipahami semua orang.
  5. Terpadu. Tema dan materi-materi diikat oleh kesamaan substansiyang ingin disampaikan kepada siswa-siswi.