Ketika Belajar Melalui Metode Mie Instan

2015-05-28 16.33.17Bloging adalah aktivitas saya di waktu senggang, banyal hal yang saya dapatkan melalui aktivitas yang satu ini. mulai belajar menulis dari membaca tulisan-tulisan dari para blogger lain, belajar HTML, internet marketing, dan hal lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per-satu. Blog memang membuat saya memiliki banyak hal untuk di pelajari.

Blog walking inilah yang saya lakukan selama ini sebagai newbie, sering berkunjung ke blog orang lain, membaca dan mempelajari apa yang mereka informasikan, dan dari itu membuat rasa kei nginan untuk tahu lebih banyak akan suatu hal, membuat saya belajar selalu terjebak melalui metode mie instan.

Mie instan, saya yakin anda tau makanan yang satu ini, mengenai rasa dan aroma mungkin tidak sama dengan apa yang saya rasakan, akan tetapi kata INSTAN yang saya maksud disini adalah cara cepat mengambil, mengolah dan mengkonsumsi sesuatu tanpa memikirkan kualitas hasil bagi penggunanya. Yah lebih tepatnya mengkonsumsi saja yang penting enak dan kenyang, dan itupun jika anda benar-benar kenyang.

Banyak hal yang sama temukan dalam acara blogwalking ini terutama dalam masalah yang ada hubungannya dengan blog atau website, jika anda seorang blogger mungkin anda juga menemukan istilah yang namanya edit HTML , blogger tutorial, javascript, css, php, dan yang lain sebagainya.

Dari beberapa istilah diatas semuanya sudah saya temukan sehari-hari, meskipun saya juga belajar hanya sebatas tau dan perkenalan saja, akan tetapi saya cukup kenal dengan beberapa kode yang ada dalam subform dari bagian-bagian diatas, dan karna saking hafalnya saya bisa mengaplikasikannya dalam beberapa bagian blog milik saya hanya sebatas pengetahuan dasar layaknya seorang newbie.

Pernah suatu ketika saya secara tidak sengaja dalam suatu obrolan kopi siang ditanyakan tentang java oleh teman saya, dia share tentang istilah yang ada dalam pelajarannya tentang java ini, kebetulan dia adalah mahasiswa IT ato apalah tentang itulah, saya juga tidak mengerti dan lupa saat saya menanyakan jurusan apa yang dia ambil dari saking asingnya ditelinga saya. Dan saat itupun saya jadi tahu bahwa yang saya pelajari ini loh dalam pikiran saya , sekalian saya tanyakan sama dia sulit nggak belajar kayak gituan ? lagi-lagi pertanyaan yang pantas untuk saya jawab sendiri, yaitu tidak, mana mungkin bisa toh bukunya aja nggak punya. Hehe

Karna saya juga taunya sebatas dari membaca tuisan para master, dicukupkanlah perbincangan kopi siang tersebut, seruput tak seruput, tak gendong kemana-mana …. Enak dong mantep dong…(hehe malah ngawur).

Kembali ke mie instan, sebenarnya dalam belajar hanya butuh modal. Semangat, telaten, tekun, disertai sumber pula yang tentunya jika kita mau belajar pasti ada referensi untuk dijadikan pegangan, nggak punya pegangan ? kenak deh, hasilnya juga ga karuan rasa bosan dan jenuhpun ada dan akhirnya menyerah. Lagi-lagi rasa malaspun kambuh.

Sebenarnya belajar dengan cara benda kuning keriting ini ada manfaatnya. Salah satunya sebagai perkenalan terhadap poin-poin dasar dari apa yang kita pelajari, nah jika suatu saat nanti ketemu, nah, inikan yang waktu itu ! pipi jadi merah, kemudian salaman dan cipika cipiki. Bahasa gampangnya kan gitu iya toh?. Selama hal ini bermanfaat kenapa tidak, maju terus tanpa menyerah tapi juga siapkan modal buat beli sabuk pengaman agar selamat berhasil dan tidak jatuh, jika tetap tidak berhasil ? berarti anda membuktikan pada diri sendiri bahwa hal instan hanya terjadi pada sesuatu sejenis benda kuning keriting itu.