Kita Kehilangan Ibu dalam Waktu

Di atas kursi plastik seekor laron dirimbun kota
Dan peta persinggahan baru digaris nasib
Seperti botol coca cola, sachet sampo, kotak ajaib, bungkus rokok dan tong sampah
Sampah kering dan sampah basah adalah hasrat berbenah seperti pertiwi
Dan tubuhku berapa jauh kau tanggalkan tilam

Dikursi kayu aku liat seekor ular kaku dengan tikus dan kucing saling beradu
Desah dan parau dan hujan tumpah dirambutmu
Seperti baskom dilumuri sambal pedas luka bercadas
Kau sayat kau ringas kau ganas
Tanahku tumpas seperti tajam jarum-jarum mengelupas
Kedalam gelas membawa tubuhku dalam gelap, mampat dan terlipat
Seperti terlumat samapai tanah airku meninggalkanmu

Aku tersedak terperanjat meningkap belalak siasat lakon mulut berdesis
Dan bakar bakau jilati penjilat dikursi itu
Lalu kita kehilangan ibu dalam waktu merdeka

M. Fauzi,Ppt
Sumenep 25 Oktober 2009

Vokal : Abd. Rahman, Sgt