Skenario Pembelajaran IPA II

NASKAH SKENARIO PEMBELAJARAN IPA

Judul : PENERAPAN KONSEP PERUBAHAN GERAK AKIBAT PENGARUH UDARA
Sasaran : Siswa SD kelas IV semester II
Durasi : 2 Jam Pelajaran ( 2×35 menit )

1. Pengantar

Siswa SD kelas IV semester II diharapkan sudah memiliki dan menguasai materi tentang energy dan cara penggunaannya/aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut antara lain melalui pengalaman belajar berlatih menerapkan keterampilan dalam pembuatan suatu model atau karya yang berhubungan dengan perubahan energi . Salah satu keterampilan itu juga siswa dapat mendemonstrasikan hasil karya buatannya dan menjelaskan proses perubahan energinya.Dengan adanya pembelajaran tentang Perubahan Energi Gerak Akibat Pengaruh Udara ini,siswa diharapkan sudah mampu memahami dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Sinopsis

Sajian ini diawali dengan memperkenalkan/memperlhatkan gambar pesawat,roket,baling-baling,maupun parasut.Sehingga siswa terpancing untuk mengetahui lebih lanjut tentang benda yang ada digambar tersebut.Sehingga terciptanya tanya jawab.
Hingga akhirnya setelah pembelajaran ini siswa dapat membuat sendiri benda yang ada digambar tersebut dengan peralatan sederhana ( dari kertas ).

3. Setting

Ruang kelas : Terdiri dari meja dan kursi guru,meja dan kursi siswa-siswa.

4. Properti

Gambar pesawat,roket,baling-baling dan parasut
Kertas untuk membuat karya / model untuk menunjukan perubahan energy gerak akibat pengaruh udara ; pesawat-pesawatan dari kertas.

5. Talent

Guru dan siswa-siswanya.

6. Naskah

a. Guru memasuki ruangan kelas
b. Guru mengucapakan salam.
c. Siswa-siswi berdiri dan membalas salam.
d. Guru mempersilahkan siswa-siswi nya untuk duduk kembali dan guru menunjuk seorang siswa untuk memimpin doa.
e. Siswa-siswi mulai berdoa.
f. Selesai berdoa Guru mulai meng absen siswa-siswi.
g. Guru memulai pembelajaran

“ Anak-anak, senang sekali ya hari ini kita dapat berjumpa kembali di Mata Pelajaran IPA ini.”

h. Guru memperlihatkan gambar pesawat,baling-baling,roket dan parasut.

“ Anak-anak kalian tahu tidak ini gambar apa ( anak-anak mulai saling menyebutkan )
“ Iya, benar…..ini adalah gambar pesawat ( sambil memperlihatkan gambar pesawat )
“ Ini roket, ini baling-baling dan ini parasut..”
( Anak-anak mulai terpancing untuk bertanya dan ingin mengetahui tentang benda-benda Yang ada di gambar tadi..)

i. Guru menjelaskan energi yang ada pada pesawat, roket, baling-baling, dan parasut.

“ Nah….Jadi anak-anak topik kita kali ini adalah penerapan konsep perubahan gerak akibat Pengaruh udara “

j. Guru menjelaskan penerapan konsep perubahan gerak akibat pengaruh udara.

“ Anak-anak kalian sudah melihat pesawat, roket, walaupun cumin dari gambar-gambar nya…
Kalian tahu kan bahwa pesawat, roket, baling-baling itu semua nya bisa terbang dan energy
Yang di hasilkan nya energi gerak kan..?? Tapi mengapa pesawat itu bisa bergerak terbang.?
Ayo…ada yang tahu tidak ..?

k. Guru mencoba memancing siswa nya untuk menjawab apa yang di ketahui nya

( Setelah siswa menjawab, benar/ salah….Guru pada akhir nya menjelaskan bahwa pesawat Itu bisa bergerak terbang karena akibat dari adanya pengaruh udara dengan kata lain adanya tekanan udara.

l. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok.

“ Anak-anak ada pernah membuat pesawat-pesawatan dari kertas tidak..??”
“ Nah..pesawat-pesawatan yang pernah kalian buat itu kalian lempar ke atas akan terbang kan.
“Ayo diskusikan bagaimana rancangan / cara pembuatan pesawat-pesawatan dari kertas..!”
“Ayo siapkan juga bahan-bahan nya ( kertas )!”
Setiap kelompok di biarkan berkreasi dan aktif membuat karya/ model pesawat-pesawatan/
Baling-baling….Dan guru mengamati melihat bagaimana siswa nya bekerjasama dan
Mengamati keaktifan siswa nya..( sambil mengisi format pengamatan diskusi ).

m. Setelah selesai masing-masing kelompok membuat hasil karyanya.

Setiap kelompok di minta mendemonstrasikan hasil karya nya di depan kelas.
Setiap kelompok setelah mendemonstrasikan kemudian guru memberikan applause dan
Pujian serta memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi hasil demonstrasinya.

n. Guru meminta peserta didik membuat hasil laporan diskusi.

Jadi, kesimpulan nya ENERGI itu apabila di gunakan dengan sebaik-baik nya akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari kita, seperti tadi pesawat dengan adanya udara jadi tercipta energi gerak bukan? Nah…energi gerak itu yang bias membuat pesawat bias terbang, baling-baling bias berputar,roket bias meluncur dan parasut bisa bergerak tepat turun setelah melayang-layang diangkasa.”
Dan,Bapak bangga dengan kalian, kalian sudah bisa membuat konsep perubahan energi gerak akibat pengaruh udara,,,,hanya dengan peralatan sederhana seperti kertas. Bahkan kalian juga sudah bisa mendemonstrasikan bagaimana kinerja model/karya yang kalian buat tadi! Sungguh Luar Biasa!”

o. Guru mempersilahkan siswa-siswi nya untuk duduk ke tempat nya masing-masing ( tidak lagi berkelompok )

“ Sekarang Bapak mau lihat kalian sudah paham betul belum tentang yang Bapak ajarkan ini.
Sekarang Bapak akan membagikan soal tolong di jawab ya anak-anak..”.
Soal di bagikan, dan anak-anak mulai menjawab secara individual.
Pada saat itu guru mengisi waktu sambil mengisi skor nilai di format pengamatan diskusi tadi )
Soal di kumpul

p. Guru menutup pertemuan hari ini

“ Anak-anak sekarang kalian memahami apa yang sudah Bapak sampaikan pada pelajaran kali ini”
“Jadi jangan pernah berhenti untuk belajar dan berlatih untuk menerapkan keterampilan kalian,termasuk membuat suatu model atau karya.Juga selalu lah mengamati keadaan sekitar karena sungguh anak-anak benda disekitar kita memiliki energi yang membantu kehidupan sehari-hari kita”.
“Baiklah,Bapak cukupkan pertemuan kali ini sampai disini, Bapak mohon maaf kalau didalam Bapak mengajar tadi ada hal yang tidak menyenangkan kalian dan sekali lagi Bapak bangga dengan kalian!”
“Sebelum kita pulang,marilah kita berdoa!”
(Guru menunjuk salah seorang siswanya untuk memimpin doa sebelum pulang)
“Bapak akhiri dengan ucapan Wassalamualaikum wr.wb….”
(siswa-siswa pun menjawab salam dan berbaris pulang sambil menyalami gurunya).