The Map of Our Dream

dreamMimpi atau impian harus diperjuangkan. Apapun itu mimpimu perjuangkanlah dengan berusaha dan berdoa adalah kuncinya.

Semua orang punya impian di dalam dirinya hanya saja sebagian dari mereka memiliki cara yang berbeda dalam meng-expresikannya seperti salah satu teman saya sebut saja namanya aldi, saya begitu kagum dengan dirinya begitu semangatnya dia dengan impiannya yang dia susun berbentuk peta mimpi yang sangat indah layaknya peta biasa yang berisikan nama kota atau wilayah hanya saja nama kota/wilayah itulah yang dia tulis dengan impiannya.

Berawal dari kunjungan disebuah pondok dimana saya belajar ilmu keagamaan , pada pertengahan Juni 2010 sabtu jam 3 sore saya tiba dipondok, begitu lama saya tidak mampir suasana banyak yang berubah, termasuk para santri yang kebanyakan asing bagi saya, tidak lama kemudian saya bertemu dengan teman saya aldi sedikit basa basi dan salam saya langsung diajak ke kamarnya, sudah sepertii biasanya kamarnya rapi kira-kira berukuran 4×5 meter saya duduk beralaskan karpet berwarna hijau yang sudah cukup tua, sambil lalu saya berkenalan dengan ketiga temannya sekamar, saya melihat di depan ada 4 buah lemari kecil yang diatasnya tersusun rapi kitab-kitab dan buku pelajaran, disamping kanan saya terdapat jendela kecil sebagai ventilasi udara.

“ saya tinggal dulu sebentar, mau ngajar “ tiba-tiba aldi memotong sejenak pandangan saya. “oke”, rupanya dia punya jadwal tuk mengajar di MD yang dikelola oleh yayasan pondok, maklum dia orangnya cukup pintar jadi ditunjuk sebagai ustadz tuk mengajar disana oleh pak kyai.

Saya ditemani ketiga teman sekamarnya begitu asik menciptakan suasana, layaknya teman akrab kami ngobrol dan saling bertukar pendapat.

Suasana terhenti sejenak dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, rupanya waktu sudah menunjukkan jam 16.30 sudah menjadi kebiasaan bagi para santri tuk bersiap ke musholla untuk berdzikir sambil menunggu maghrib tiba, aldi dan teman-temannya satu persatu keluar dari kamar mengizinkan saya tuk tinggal dan beristirahat.

Suasana diluar begitu sepi tak satupun santri yang nampak. mereka semuanya ada didalam musholla membaca alqur’an mengingatkan seperti apa yang saya lakukan dulu, saya pun tak mau ketinggalan dari pada melamun sendirian lebih baik mencari buku yang tertata rapi diatas lemari aldi, “siapa tau ada yang bagus tuk dibaca” pikir saya, entah kenapa ketika pas didepan lemari aldii pandangan saya tertuju pada kertas putih berukuran A4 yang terjilid di dinding tepat disebelah buku-buku tersebut, saya kira yang tergambar di kertas tersebut adalah peta lokasi pondok, setelah saya perhatikan tulisan yang ada di peta tersebut tidak salah lagi ini adalah impian dari seorang aldi, lebih dari 5 impian yang dia perjuangkan tersusun indah berbentuk peta mimpi terlukiskan di kertas putih dan di hati aldi sendiri.

Inilah mimpi yang merupakan target dari hidup semua orang. Hidup butuh tujuan bukan sekedar untuk mati, tujuan butuh target yang merupakan bagian dari mimpi. So Apa tujuan utamamu ?